VTHQ Malino Wisuda 52 Santri Angkatan Ke-5, Teguhkan Komitmen Mencetak Generasi Qur’ani

Makassar — Pondok Pesantren Villa Tahfizh Himmatul Qur’an (VTHQ) Malino menggelar Wisuda Santri Angkatan Ke-5 di Auditorium BBPK Kota Makassar, Sabtu (13/6/2026). Sebanyak 52 santri resmi dikukuhkan sebagai lulusan, terdiri atas 28 santri jenjang SMP dan 24 santri jenjang SMA.
Prosesi wisuda berlangsung dengan penuh khidmat dan dihadiri sejumlah tokoh, di antaranya Ketua Umum MUI Kabupaten Gowa, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah II Kabupaten Gowa, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gowa, Syaikh Prof. Dr. Abdul Sami’ Muhammad Hassouna dari Timur Tengah, serta orang tua dan wali santri.
Direktur VTHQ, Hadianto, S.H., M.Si., mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya wisuda angkatan kelima tersebut. Menurutnya, pencapaian para santri menjadi bukti keberhasilan proses pendidikan dan pembinaan Al-Qur’an yang dijalankan di pesantren.
Ia menjelaskan bahwa wisuda tahun ini diikuti oleh 52 santri, terdiri dari 28 lulusan SMP dan 24 lulusan SMA. Sejak mulai beroperasi pada 2019, atau memasuki usia ketujuh tahun, VTHQ telah meluluskan 246 alumni, yang terdiri atas 134 lulusan SMP dan 112 lulusan SMA, termasuk para wisudawan tahun ini.
Hadianto juga menyampaikan bahwa sejumlah alumni VTHQ telah berhasil melanjutkan pendidikan ke berbagai perguruan tinggi ternama, seperti Universitas Hasanuddin, Universitas Negeri Makassar (UNM), Politeknik Negeri Ujung Pandang (PNUP), Institut Agama Islam Kampus STIBA Makassar, serta sejumlah perguruan tinggi lainnya.
Dalam kesempatan yang sama, Syaikh Prof. Dr. Abdul Sami’ Muhammad Hassouna menyampaikan apresiasi terhadap perkembangan pendidikan Islam di Indonesia. Ia mengaku terkesan dengan sistem pendidikan dan kemajuan yang ditunjukkan oleh Pondok Pesantren Villa Tahfizh Himmatul Qur’an Malino selama kunjungannya.
Sementara itu, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah II Kabupaten Gowa, Firdaus, S.Pd., M.Pd., M.M., menilai VTHQ memiliki peran penting dalam membentuk generasi yang memiliki keseimbangan antara kecerdasan intelektual, emosional, dan spiritual. Menurutnya, kehidupan di lingkungan pesantren memberikan pembinaan yang kuat terhadap ketiga aspek tersebut sehingga mampu melahirkan generasi yang utuh dan berkualitas.
Apresiasi serupa disampaikan oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gowa, H. Jamaris, S.Ag., M.A.. Ia menilai VTHQ sebagai salah satu pesantren dengan perkembangan yang sangat pesat di Sulawesi Selatan. Menurutnya, lembaga tersebut menunjukkan kemajuan signifikan dalam membina generasi Qur’ani yang memiliki kecintaan terhadap agama sekaligus tanah air.
Ketua MUI Kabupaten Gowa, Drs. K.H. Abu Bakar Paka, juga menyampaikan kebanggaannya atas konsistensi VTHQ dalam meningkatkan kualitas pendidikan dari tahun ke tahun. Ia berharap pesantren tersebut terus berkembang dan memberikan kontribusi yang lebih besar dalam mencetak generasi Islam yang unggul.
Wisuda Santri Angkatan Ke-5 ini menjadi tonggak penting bagi VTHQ Malino untuk terus memperkuat perannya sebagai lembaga pendidikan Islam yang berorientasi pada pembentukan generasi Qur’ani yang berakhlak mulia, berprestasi, dan siap berkontribusi bagi masyarakat, bangsa, dan agama. Dengan bertambahnya 52 lulusan baru, VTHQ optimistis dapat terus melahirkan sumber daya manusia yang mampu memadukan kecerdasan intelektual, emosional, dan spiritual dengan nilai-nilai Al-Qur’an sebagai pedoman hidup.


































