
SELAMAT DATANG DI PONDOK PESANTREN VILLA TAHFIZH HIMMATUL QURAN MALINO

SELAMAT DATANG DI PONDOK PESANTREN VILLA TAHFIZH HIMMATUL QURAN MALINO

Sambutan Pimpinan :
Villa Tahfizh Himmatul Quran adalah lembaga pendidikan pesantren Al-Qur'an yang berikhtiar melahirkan generasi Al-Qur'an yang berakhlak mulia dan beraqidah shohihah. Generasi Al-Qur'an yang berpadu pada dirinya kepribadian dengan 3 kompetensi utama yaitu:Afektif (ruhiyah), Kognitif ( kecerdasan) dan Psikomotorik (ketrampilan dan skill). Ikhtiar itu adalah upaya maksimal yang dilakukan oleh Villa Tahfizh Himmatul Quran dalam meramu dan menerapkan proses pembelajaran dan pembinaan agar melahirkan pribadi santri yang berakhlak, cerdas dan terampil sebagai peserta didik.
Ir. H Muhammad Taufan Djafry, Lc., M.H.I
ARTIKEL

Bulan Zulkaidah: Waktu Istimewa untuk Meningkatkan Amal Ibadah
Marhaban ya Zulkiadah, bulan ini merupakan salah satu dari empat bulan haram (suci) atau mulia yaitu bulan Zulkaidah, Zulhijjah, Muharram, dan Rajab. Pada Bulan ini umat islam dilarang berbuat kezaliman dan disuruh untuk meningkatkan amalan-amalan shaleh mereka seperti disebutkan dalam QS. At-Taubah ayat 36:
إِنَّ عِدَّةَ الشُّهُورِ عِنْدَ اللَّهِ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا فِي كِتَابِ اللَّهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ مِنْهَا أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ (سورة التوبة
Artinya: “Sesungguhnya jumlah bulan menurut Allah ialah dua belas bulan, sebagaimana dalam ketetapan Allah pada waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya ada empat bulan yang diagungkan (Dzulqadah, Dzulhijjah, Muharram, dan Rajab.”
Salah satu keistimewaan bulan ini adalah ia termasuk salah satu di antara ketiga bulan haji yaitu Syawal, Zulkaidah, dan juga sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah. Selain itu Zulkaidah inilah Rasullah Saw Senantiasa berumroh. Sahabat Anas bin Malik Radiallahu’anhu meriwayatkan:
اعْتَمَرَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم أَرْبَعَ عُمَرٍ، كُلَّهُنَّ فِي ذِي القَعْدَةِ، إِلَّا الَّتِي كَانَتْ مَعَ حَجَّتِهِ، عُمْرَةً مِنَ الحُدَيْبِيَةِ فِي ذِي القَعْدَةِ، وَعُمْرَةً مِنَ العَامِ المُقْبِلِ فِي ذِي القَعْدَةِ، وَعُمْرَةً مِنَ الجِعْرَانَةِ، حَيْثُ قَسَمَ غَنَائِمَ حُنَيْنٍ فِي ذِي القَعْدَةِ، وَعُمْرَةً مَعَ حَجَّتِهِ (رواه البخاري)
Artinya: “Rasulullah saw. berumrah sebanyak empat kali, semuanya pada bulan Dzulqadah kecuali umrah yang dilaksanakan bersama haji beliau, yaitu satu umrah dari Hudaibiyah, satu umrah pada tahun berikutnya, satu umrah dari Ji’ranah ketika membagikan rampasan perang Hunain dan satu lagi umrah bersama haji.” (HR. al-Bukhari).
Seperti pada bulan haram lainnya, bulan ini juga terdadapat larangan untuk melakukan perbuatan haram yang sangat di tekankan daripada bulan-bulan yang lainnya karena sangat kedudukannya yang sangat mulia, dan juga terdapat anjuran yang sangat ditekankan untuk amalan keaatan. Di antara amalan-amalan dapat kita lakukan untuk mengisi hari-hari kita di bulan Zulkaidah, yaitu:
Yang pertama, Memperbanyak Puasa Sunnah. Hal ini sangat dianjurkan seperti puasa senin-kamis,dan Ayyamul Bidh(13, 14, 15 Zulkaidah). Apalagi di bulan haram ini melakukan puasa pasti memiliki pahala yang istimewa.
Yang Kedua, Meningkatkan Sedekah dan Kebaikan. Memperbanyak amalan kebaikan kita,sedekah,serta berwakaf karena setiap kebaikan kita akan dilipatgandakan pahalanya.
Yang Ketiga, Menjaga Diri Dari Maksiat dan Konflik. Menghindari perbuatan seperti berkonflik,berbuat zhalim, dan bertengkar, dikarnakan berbuat dosa di bulan ini dianggap sangat berat lebih dari biasannya.
Yang Keempat, Zikir dan Taubat. Mengucapkan istighfar dan zikir untuk membersikan diri kita dari dosa-dosa sebelum kita memasuki bulan-bulan haji.
Yang Kelima, Mempersiapkan Ibadah Qurban/Haji. Merencanakan dan mempersiapkan diri akan kebutuhan tersebut. Seperti dana dan ilmu untuk berkurban ataupun berumrah, karena Dzulqa’dah adalah momen atau persiapan kita menuju bulan Dzulhijjah.
Yang Terakhir, melaksanakan umrah. Berumrah pada bulan Dzulqa’dah ini sangat disunnahkan, mencontoh Rasulullah SAW yang melakukan umrah pada bulan ini yang bahkan dimana Rasulullah melakukan ya sebanyak 4 kali.
Dengan semua amalan-amalan ini diharapkan, kita semua bisa memaksimalkan waktu kita untuk mendapatkan pahala yang sangat banyak pada bulan yang insya allah diberkahi dan disucikan ini.
Baca Selengkapnya...

Adab Terhadap Guru & Orang Tua
Di tengah kemajuan teknologi dan derasnya arus informasi, banyak nilai-nilai luhur yang mulai pudar. Salah satunya adalah adab terhadap guru dan orang tua. Dua sosok yang seharusnya paling kita setelah Allah dan Rasul-Nya. Modern membawa kita kepada kemudahan, tapi juga sebagian anak muda kehilangan rasa hormat dan sopan santun.
Perlu kita ketahui bahwa adab dalam islam ditempatkan di posisi yang sangat tinggi. Adab kepada orang tua berartu taat, lembut dalam berbicara, dan tak lupa berbuat baik pada mereka. Sedangkan kepada guru, para ulama banyak mencontohkan penghormatan kepada guru-guru mereka. Diantaranya, menyapa dengan sopan, mendengarkan edngan penuh perhatian dan tidak membantah.
Di zaman modern, perubahan gaya hiduo membuat sebagian orang kehilangan beberapa nilai-nilai adab. Kemajuan teknologi memang sangat memudahkan belajar, tapi juga memberikan tantangan yang sangat besar terhadap akhlak.
Kini, banyak anak yang berbicara kepada orang tuanya dengan nada tinggi atau menjawab seadanya. Adapula siswa yang menyepelekan guru, menganggap dia lebih pintar, menganggap semuanya bisa dipelajari dengan mudah melalui internet.
Rasa hormat mulai menjadi asing. Kata “terima kasih” dan “maaf” sudah jarang sekali terdengar. Bahkan sekedar menatap wajah guru dan orang tua dengan lembut pun sudah mulai menghilang. Padahal Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda,
عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرٍو قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ "لَيْسَ مِنَّا مَنْ لَمْ يُوَقِّرْ كَبِيرَنَا، وَيَرْحَمْ صَغِيرَنَا، وَيَعْرِفْ لِعَالِمِنَا حَقَّهُ." رواه الترمذي (1920)
“Bukan termasuk golongan kami orang yang tidak menghormati yang lebih tua, tidak menyayangi yang lebih muda, dan tidak mengetahui hak orang alim di antara kami.” (HR. Tirmidzi no. 1920)
Hadis ini menjadi pengingat bahwa adab adalah bagian dari keimanan. Seseorang tidak bisa disebut beriman sempurna bila lisannya kasar kepada orang tua, atau sikapnya keras kepada guru.
Lantas bagaimana menjaga adab di tengah dunia medern ini?
Yang pertama, sadari bahwa teknologi itu hanya sebuah alat bukan pengganti adab.
Mengirim pesan kepada guru tidak boleh dengan bahasa singkat yang dingin seperti “ok” atau “ya”, tapi dengan kalimat sopan seperti “Baik, Ustadz, terima kasih atas arahannya.” Begitu pula kepada orang tua, berbicaralah dengan lembut, bahkan ketika tidak sependapat.
Yang kedua, sadari bahwa tegnologi itu hanya untuk mempermudah hidup bukan pengganti hidup.
Maksudnya adalah kita tidak boleh terus-terusan berpaut pada teknologi saja, menganggap tidak bisa hidup kalau tidak ada teknologi. Sehingga kita mengabaikan etika terhadap orang tua dan guru dalam keseharian kita.
Dan yang ketiga, ketahui bahwa dengan menggunakan teknologi akses belajar adab dan akhlak menjadi lebih luas. Kita jadi bisa belajar dari perangai orang lain yang kita lihat di media sosial. Balajar dari berbagai bebagai cerita yang dipublikasikan di internet. Belajar dari cerita itu banyak sekali hikmanya. Sehingga kita bisa lebih memperbaiki diri. Bukan malah mencontohi sikap-sikap yang dianggap keren, padahal tidak keren sama sekali.
Mulai sekarang kita harus meningkatkan adab kita terhadap guru-guru kita apalagi kepada orang tua kita.
Baca Selengkapnya...

Kewajiban Mengimani Hari Akhir
Alhamdulillah, kembali lagi kita memuji Allah subhanahu wata’ala. Yang di mana Allah Subhanahu wata’ala memberikan kita begitu banyak kenikmatannya hingga pada hari ini kita masih diberikan waktu untuk bertemu dengan bulan suci Ramadhan. Shalawat serta salam tidak lupa kita kirimkan kepada baginda kita yaitu nabiyullah Muhammad shallalahu alaihi wasallam, nabi yang membawa kita dari gelapnya zaman jahiliyah menuju zaman islamiyah seperti yang kita rasakan seperti saat ini.
Dalam Islam, iman kepada hari kiamat adalah salah satu dari enam rukun iman. Setiap Muslim wajib mempercayai bahwa akan datang suatu hari di mana seluruh kehidupan di dunia ini berakhir, dan manusia akan dibangkitkan untuk mempertanggungjawabkan segala amal perbuatannya.
Iman kepada hari kiamat bukan hanya sekadar percaya bahwa hari itu akan datang, tetapi juga meyakini segala peristiwa setelahnya, seperti kebangkitan, perhitungan amal (hisab), penimbangan amal (mizan), serta balasan berupa surga dan neraka.
1. Bukti Keimanan yang Sempurna
Mengimani hari kiamat adalah tanda keimanan yang benar dan sempurna. Seseorang tidak bisa disebut beriman kepada Allah jika ia tidak beriman kepada hari akhir.
Dalilnya terdapat dalam Al-Qur’an:
“Bukanlah menghadapkan wajahmu ke arah timur dan barat itu suatu kebajikan, akan tetapi sesungguhnya kebajikan itu ialah beriman kepada Allah, hari kemudian, malaikat-malaikat, kitab-kitab, dan nabi-nabi.” (QS. Al-Baqarah: 177)
Ayat ini menegaskan bahwa iman kepada hari akhir merupakan bagian pokok dari keimanan seorang Muslim.
2. Mengingatkan Kita untuk Berbuat Baik
Keyakinan terhadap hari kiamat membuat seseorang lebih berhati-hati dalam setiap tindakan. Ia sadar bahwa semua amal perbuatannya akan dibalas oleh Allah Subhanahu Wata’ala di akhirat.
Dalil dari Al-Qur’an:
“Barang siapa mengerjakan kebaikan seberat zarrah pun, niscaya dia akan melihat (balasannya), dan barang siapa mengerjakan kejahatan seberat zarrah pun, niscaya dia akan melihat (balasannya pula).” (QS. Az-Zalzalah: 7–8)
Ayat ini menunjukkan bahwa tidak ada perbuatan sekecil apa pun yang luput dari pengawasan dan pembalasan Allah Subhanahu Wata’ala.
3. Menumbuhkan Rasa Takut dan Harapan
Iman kepada hari kiamat menumbuhkan dua hal penting dalam diri seorang Muslim: rasa takut (khauf) terhadap azab Allah, dan rasa harap terhadap rahmat-Nya. Dengan keseimbangan ini, hidup menjadi lebih terarah dan penuh kehati-hatian.
Dalilnya dalam Al-Qur’an:
“Barang siapa mengharap pertemuan dengan Tuhannya, maka hendaklah ia mengerjakan amal yang saleh dan janganlah ia mempersekutukan seorang pun dalam beribadah kepada Tuhannya.” (QS. Al-Kahfi: 110)
4. Menyadarkan Kita bahwa Dunia Bukan Segalanya
Mengimani hari kiamat membuat kita sadar bahwa dunia hanyalah tempat sementara. Kehidupan yang kekal adalah di akhirat. Karena itu, seorang mukmin tidak akan berlebihan mencintai dunia, melainkan menjadikannya tempat untuk beramal saleh.
Dalilnya dalam Al-Qur’an:
“Dan kehidupan dunia ini hanyalah kesenangan yang menipu.” (QS. Ali Imran: 185)
5. Hadis Tentang Iman kepada Hari Akhir
Rasulullah ﷺ bersabda dalam hadis yang diriwayatkan oleh Muslim:
“Iman adalah engkau beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nya, hari akhir, dan engkau beriman kepada takdir, yang baik maupun yang buruk.” (HR. Muslim no. 8)
Hadis ini menjelaskan bahwa iman kepada hari kiamat merupakan salah satu rukun iman yang wajib diyakini oleh setiap Muslim.
Kesimpulan
Mengimani hari kiamat bukan hanya kewajiban, tetapi juga kebutuhan bagi hati seorang mukmin. Dengan keyakinan itu, kita akan selalu berbuat baik, menjauhi dosa, bersikap adil, serta tidak terpedaya oleh kehidupan dunia.
Hari kiamat pasti akan datang, dan setiap manusia akan mendapatkan balasan yang setimpal atas amalnya. Maka dari itu, mari kita memperkuat iman, memperbanyak amal saleh, dan memohon kepada Allah agar termasuk golongan yang selamat di hari pembalasan kelak.
Baca Selengkapnya...
KEGIATAN
Dari Syar'i Net Class, Wujudkan Santri yang Bijak dalam Bermedia Sosial
Malino - Dalam rangka meningkatkan kesadaran santri dalam menggunakan sosial media, OSIS divisi Publikasi Dokumentasi (Pubdok) SMA IT VTHQ menggelar kegiatan Syar’i Net Class, yang bertujuan untuk mengedukasi para santri agar lebih bijak dalam menggunakan sosial media. Kegiatan ini diselenggarakan di ruang rapat pada hari Ahad, 26 April 2026. dimulai pukul 09.00 WITA dengan diikuti oleh 22 santri yang berpatisipasi dalam acara tersebut.
Acara tersebut dibimbing langsung oleh moderator yaitu Muhammad Nasrun, santri kelas 11 Villa Tahfiz Himmatul Qur’an (VTHQ), kemudian dilanjutkan penyampaian oleh pemateri oleh ust Andi Muhammad Rizki,S,Sos. Selaku Staf Bidang infokom, dan juga sebagai Kepala Perpustakaan VTHQ. Kegiatan mengangkat tema "Bijak Bermedia, Hindari Drama, Perluas Cakrawala" tersebut berlangsung secara menyenangkan dan memotivasi bagi para peserta.
Dalam pemaparannya, pemateri menyampaikan kepada para santri tentang signifikasi dari penggunaan sosial media pada anak-anak dan remaja 16 tahun ke bawah. Ia berkata, “tingkat konsentrasi anak-anak dibawah umur 16 tahun menurun, disebabkan terlalu sering scrolling sosial media, seperti tiktok, instagram, dan youtube”. Hal ini berdampak pada kualitas pembelajaran, adab, dan etika sehari-hari mereka. Dengan pelaksanaan kegiatan ini, tentu diharapkan agar Santri lebih bijak dalam menggunakan sosial media, memanfaatkannya untuk hal-hal yang dapat menambah, pengetahuan, skill, dan karakter mereka untuk masa depan yang lebih baik. Kegiatan ini kemudian ditutup dengan sesi tanya jawab peserta-pemateri dan foto bersama.
Baca Selengkapnya...

Kakan Kemenag Gowa Mengaku Terkesan Dengan Perkembangan VTHQ
Malino - Di sela-sela kesibukannya dalam mengisi berbagai kegiatan di Malino, Kepala Kantor Kemenag Kab. Gowa, H. Jamaris menyempatkan diri untuk melakukan kunjungan ke VTHQ bersama rombongan. Kunjungan ini berlangsung pada Rabu (22/04/2026) lalu bersama dengan rombongan. Dalam kunjungan beliau selama di Malino, kunjungan ke VTHQ bukanlah salah satu agenda.
Dalam kunjungannya, Beliau menyampaikan rasa terkesannya setelah melihat secara langsung progres perkembangan pembangunan dan juga jumlah santri yang kian banyak. "Saya berkunjung ke pondok ini kurang lebih pada saat peresmian, bangunannya pun masih terbatas. Setelah itu, saya berpindah tempat kerja dan kembali ke Kab. Gowa. Saya merasa pondok ini merupakan salah satu pondok rekomendasi dengan perkembangan yang luar biasa", tutur nya pada saat memberikan arahan dan nasehat di hadapan para santri.
Selama berpindah tempat kerja, ia juga selalu merekomendasikan pondok ini sebagai salah satu rekomendasi kepada orang-orang yang ini melanjutkan pendidikan anaknya di pesantren. Harapannya, tentu pondok ini dapat terus berkembang, survive, dan senantiasa melahirkan generasi-generasi yang berakhlak mulia di tengah gempuran budaya atau trend asing yang tidak sesuai dengan nilai-nilai moral di luaran sana.
Baca Selengkapnya...

Sharing Session Pembina VTHQ Bersama Syaikh Asal Timur Tengah: Menguatkan Strategi Mengajar yang Menarik dan Relate untuk Santri
VTHQ kembali mengadakan kegiatan Sharing Session bagi para pembina dengan tema “Strategi Mengajar yang Menarik di Kelas”, pada Jumat, 14 Februari 2026, bertempat di Ruang Pertemuan Guru. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh Pembina VTHQ sebagai bentuk penguatan kualitas pembelajaran dan peningkatan kompetensi dalam mendampingi santri.
VTHQ kembali mengadakan kegiatan Sharing Session bagi para pembina dengan tema “Strategi Mengajar yang Menarik di Kelas”, pada Jumat, 14 Februari 2026, bertempat di Ruang Pertemuan Guru. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh Pembina VTHQ sebagai bentuk penguatan kualitas pembelajaran dan peningkatan kompetensi dalam mendampingi santri.
Sharing session kali ini menghadirkan pemateri utama, Syaikh Prof. Dr. Elsayed Abdelsamie Mohamed Hasouna, yang merupakan ulama dan Pakar Ilmu Bahasa Arab Kairo, Mesir yang juga merupakan seorang dosen di IAI STIBA MAkassar. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari rangkaian agenda beliau selama berada di lingkungan VTHQ.
Dalam penyampaiannya, Syaikh Prof. Dr. Elsayed menekankan bahwa strategi mengajar yang baik seharusnya dimulai dari hal-hal yang paling sederhana. Beliau juga menegaskan pentingnya menyampaikan materi dengan pendekatan yang dekat dengan kehidupan santri, sehingga pembelajaran terasa lebih hidup, mudah dipahami, dan mampu membentuk keterlibatan aktif di dalam kelas.
Suasana sharing session berlangsung hangat dan interaktif. Para pembina tidak hanya menyimak materi, namun juga berdiskusi dan bertukar pengalaman terkait tantangan dalam mengajar serta cara-cara efektif untuk membangun perhatian dan semangat belajar santri.
Kunjungan ini merupakan kunjungan kedua Syaikh Prof. Dr. Elsayed Abdelsamie Mohamed Hasouna di VTHQ, yang kembali membawa semangat baru serta penguatan bagi para pembina dan santri.
Selain sharing session bersama pembina, agenda lain beliau selama kunjungan ini adalah Sharing Session bersama Santri VTHQ serta Taklim Spesial di lingkungan Malino, yang diharapkan dapat memberikan motivasi, penguatan ruhiyah, serta memperluas wawasan keilmuan bagi seluruh keluarga besar VTHQ.
Melalui kegiatan ini, VTHQ berharap para pembina dapat menerapkan strategi pengajaran yang lebih menarik, sederhana, dan relevan dengan kehidupan santri, sehingga proses pendidikan menjadi semakin efektif dan bermakna.
Baca Selengkapnya...
Program Unggulan
Simaan Akbar
Study Club
Daurah Takhassus
Bakti Sosial
Simaan Pekanan
Tarbiyah
Safari Ramadhan
Porsani
Ekstrakulikuler
Rihlah Akbar
Musabaqah Hifzhil Quran
Konsultasi Syariah
GALERY KEGIATAN
INFORMASI PESERTA DIDIK
SMP: 149 Orang
SMA: 89 Orang
ALUMNI: 189 Orang
APA KATA MEREKA ?

Tokoh Internasional
Villa tahfizh Himmatul Qur'an Malino merupakan pondok tahfizh yang sangat indah dan sejuk serta mempunyai manhaj yang baik, bahkan orang Malaysia pun saya sarankan untuk bisa menempuh pendidikan di tempat ini.
Prof. Dato' Arif Perkasa Dr. Mohd Asri bin Zainul Abidin
(Mufti Perlish - Malaysia)

Orang Tua Santri
Pondok tahfizh yang berada di pegunungan dengan udara yang sejuk tentunya menunjang para santri dalam menunjang aktivitas belajar, menghafal, serta berolahraga. Selain itu, metode pembelajaran yang sudah sangat baik, dimana telah dipadukan dengan kegiatan ekskul sehingga santri juga dapat menyalurkan potensi dan bakatnya. Pendampingan dan komunikasi yang diterapkan juga sangat baik.
H.A.S. Chaidir Syam, S.IP., M.H.
(Bupati Maros - Orang tua santri VTHQ)

Alumni VTHQ
Saya belajar banyak tentang agama, karakter, dan menghormati perbedaan. Di VTHQ kami belajar bersama, saling mendukung, dan membentuk ikatan persaudaraan yang erat sesama santri walaupun dari daerah yang berbeda beda.
Imam Manggarai Samman
(Alumni VTHQ Tahun 2020)

MARI BERGABUNG BERSAMA KAMI DEMI MEWUJUDKAN GENERASI QUR'ANI PENERUS AGAMA DAN BANGSA
Assalamu'alaikum sahabat Qur'an...
Villa Tahfizh Himmatul Quran Malino kembali membuka Seleksi Penerimaan Murid Baru Tahun Ajaran 2026/2027 untuk jenjang Wustha (SMP) dan SMA.