Welcome Image Pondok pesantren villa tahfizh Himmatul quran malino

SELAMAT DATANG DI PONDOK PESANTREN VILLA TAHFIZH HIMMATUL QURAN MALINO

Welcome Image

SELAMAT DATANG DI PONDOK PESANTREN VILLA TAHFIZH HIMMATUL QURAN MALINO

Foto Pimpinan Pesantren Ir. H Muhammad Taufan Djafry, Lc., M.H.I

Sambutan Pimpinan :

Villa Tahfizh Himmatul Quran adalah lembaga pendidikan pesantren Al-Qur'an yang berikhtiar melahirkan generasi Al-Qur'an yang berakhlak mulia dan beraqidah shohihah. Generasi Al-Qur'an yang berpadu pada dirinya kepribadian dengan 3 kompetensi utama yaitu:Afektif (ruhiyah), Kognitif ( kecerdasan) dan Psikomotorik (ketrampilan dan skill). Ikhtiar itu adalah upaya maksimal yang dilakukan oleh Villa Tahfizh Himmatul Quran dalam meramu dan menerapkan proses pembelajaran dan pembinaan agar melahirkan pribadi santri yang berakhlak, cerdas dan terampil sebagai peserta didik.

Ir. H Muhammad Taufan Djafry, Lc., M.H.I

ARTIKEL


Muh. Fadhil Hilmy: Alumni VTHQ yang Justru Menggelar Simaan Akbar 30 Juz di Bangku Kuliah

Muh. Fadhil Hilmy: Alumni VTHQ yang Justru Menggelar Simaan Akbar 30 Juz di Bangku Kuliah

Menjaga hafalan Al-Qur’an di tengah kesibukan perkuliahan bukan perkara mudah. Namun, bagi Muh. Fadhil Hilmy, kesibukan menuntut ilmu di bangku kuliah bukan alasan untuk menjauh dari Al-Qur’an. Alumni VTHQ ini justru menunjukkan komitmennya dengan menggelar simaan akbar 30 juz Al-Qur’an.

Di tengah padatnya aktivitas akademik, Fadhil menghadirkan sebuah inspirasi tentang pentingnya menjaga hafalan Al-Qur’an, bahkan setelah menyelesaikan pendidikan di pondok pesantren. Baginya, menghafal Al-Qur’an bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal dari tanggung jawab panjang untuk terus menjaga dan mengulang hafalan.

Kegiatan simaan akbar 30 juz ini menjadi bukti bahwa semangat menjaga kalamullah dapat terus tumbuh di mana pun seseorang berada, termasuk ketika memasuki dunia perkuliahan yang penuh dengan tantangan dan kesibukan.

Pengalaman Fadhil sekaligus menjadi pengingat bahwa kehidupan setelah lulus dari pondok bukan berarti berakhir pula kedekatan dengan Al-Qur’an. Justru, di tengah lingkungan dan rutinitas yang berbeda, komitmen seorang penghafal Al-Qur’an semakin diuji.

Dua Tips Menjaga Hafalan Al-Qur’an di Tengah Kesibukan

Dari pengalamannya menjaga hafalan di tengah aktivitas perkuliahan, Fadhil membagikan dua tips yang dapat diterapkan oleh para santri maupun mahasiswa penghafal Al-Qur’an.

1. Jadwalkan Murajaah, Jangan Menunggu Waktu Luang

Murajaah harus menjadi bagian dari jadwal harian, bukan sekadar aktivitas yang dilakukan ketika ada waktu kosong.

“Jadwalkan murajaah. Kita yang meluangkan waktu, bukan menunggu waktu luang baru murajaah.”

Prinsip ini mengajarkan bahwa menjaga hafalan membutuhkan kesengajaan dan kedisiplinan. Sesibuk apa pun aktivitas seseorang, perlu ada waktu yang secara khusus dialokasikan untuk mengulang hafalan Al-Qur’an.

Dengan jadwal yang konsisten, murajaah dapat menjadi kebiasaan yang tetap terjaga di tengah kesibukan belajar, organisasi, maupun aktivitas lainnya. 2. Ikuti Program yang Mendorong Konsistensi Murajaah

Selain mengandalkan kedisiplinan pribadi, Fadhil juga menyarankan agar para penghafal Al-Qur’an mencari lingkungan dan program yang membantu mereka tetap konsisten dalam murajaah.

Program dari lembaga tahfizh, kegiatan tarbiyah, atau komunitas yang memiliki agenda rutin bersama Al-Qur’an dapat menjadi sarana untuk menjaga hafalan.

Adanya target, jadwal, dan lingkungan yang mendukung akan membantu seseorang lebih bertanggung jawab terhadap hafalannya. Dengan demikian, murajaah tidak hanya bergantung pada motivasi pribadi yang terkadang naik turun, tetapi juga ditopang oleh sistem dan lingkungan yang positif.

Dua Tips Menjaga Hafalan Al-Qur’an di Tengah Kesibukan

Kisah Muh. Fadhil Hilmy menjadi pengingat bahwa pendidikan di pondok pesantren idealnya tidak berhenti pada pencapaian selama masa belajar. Nilai-nilai kedisiplinan, kecintaan terhadap Al-Qur’an, dan kebiasaan beribadah yang ditanamkan di pondok diharapkan terus melekat ketika santri melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.

Bagi VTHQ, kisah alumni seperti Fadhil menjadi inspirasi bagi para santri untuk tidak hanya berorientasi pada target hafalan selama berada di pondok, tetapi juga mempersiapkan diri agar mampu menjaga hafalan tersebut setelah lulus.

Sebab, keberhasilan seorang penghafal Al-Qur’an bukan hanya tentang berapa banyak ayat yang pernah dihafalkan, melainkan juga tentang bagaimana ia terus berusaha menjaga dan mengamalkannya sepanjang kehidupan.

Semoga langkah Muh. Fadhil Hilmy menjadi motivasi bagi para santri dan mahasiswa untuk senantiasa membersamai Al-Qur’an di tengah berbagai kesibukan.

Dari pondok, melanjutkan pendidikan, hingga memasuki dunia perkuliahan, semoga Al-Qur’an senantiasa menjadi teman perjalanan dan pedoman kehidupan.

Baca Selengkapnya...

Muh. Jamhar Al-Iqhdam : Alumni VTHQ yang Kini Bersinar Sebagai Duta Kampus FBS UNM 2026

Muh. Jamhar Al-Iqhdam : Alumni VTHQ yang Kini Bersinar Sebagai Duta Kampus FBS UNM 2026

Ada sebuah kebanggaan tersendiri ketika melihat alumni tidak hanya melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, tetapi juga tumbuh, berprestasi, dan mengambil peran di dalamnya. Salah satunya adalah Muh. Jamhar Al-Iqhdam, alumni Villa Tahfizh Himmatul Quran (VTHQ) Malino yang kini kembali menorehkan prestasi di lingkungan kampus.

Mahasiswa Program Studi Bahasa Inggris, Fakultas Bahasa dan Sastra Universitas Negeri Makassar (UNM) ini berhasil terpilih sebagai Duta Kampus FBS UNM 2026. Pencapaian tersebut menjadi bukti bahwa perjalanan seorang santri tidak berhenti ketika ia meninggalkan pondok dan memasuki dunia perguruan tinggi.

Justru, di sanalah nilai-nilai yang selama ini dibangun mulai menemukan ruang untuk diwujudkan.

Menjadi duta kampus bukan sekadar mengenakan selempang atau tampil di berbagai kegiatan. Ada tanggung jawab untuk menjadi representasi mahasiswa, membangun komunikasi, menunjukkan kepercayaan diri, serta membawa citra positif lingkungan akademik. Karena itu, pencapaian Jamhar menjadi sesuatu yang menarik untuk dilihat dari perspektif perjalanan seorang alumni.

Dari lingkungan pondok menuju panggung kampus, dari seorang santri menjadi sosok yang dipercaya membawa nama fakultas.

Perjalanan tersebut sekaligus menjadi pesan bagi adik-adik santri VTHQ bahwa dunia setelah pondok memiliki begitu banyak ruang untuk berkembang. Nilai-nilai keislaman, kedisiplinan, keberanian, kemampuan berkomunikasi, dan pengalaman yang diperoleh selama berada di pondok dapat menjadi bekal ketika memasuki lingkungan yang lebih luas.

Yang menarik, prestasi seorang alumni bukan hanya tentang dirinya sendiri. Ia juga menjadi bagian dari cerita lembaga yang pernah mendidiknya. Ketika seorang alumni mampu berkiprah di kampus, berprestasi, dan dipercaya mengambil peran, secara tidak langsung ia menunjukkan bahwa lulusan pondok memiliki ruang yang sama untuk berprestasi dan memberikan kontribusi di berbagai bidang.

Kisah Muh. Jamhar Al-Iqhdam seolah mengingatkan kita bahwa alumni terbaik bukan hanya mereka yang berhasil meninggalkan pondok, tetapi mereka yang mampu membawa nilai-nilai kebaikan dari pondok ke tempat mereka melanjutkan perjuangan.

Selamat dan sukses untuk Muh. Jamhar Al-Iqhdam atas terpilihnya sebagai Duta Kampus Fakultas Bahasa dan Sastra UNM 2026.

Semoga langkahnya menjadi inspirasi bagi santri-santri VTHQ lainnya untuk berani bermimpi, terus belajar, dan mengambil peran di mana pun mereka berada.

“Dari pondok menanam nilai, di kampus mengukir prestasi, dan di tengah masyarakat memberi arti.”

VTHQ — Generasi Qur’ani, Berakhlak Islami.

Baca Selengkapnya...

Jejak Santri Menuju Kedokteran: Prestasi yang Mengubah Cara Pandang Kita Terhadap Pondok

Jejak Santri Menuju Kedokteran: Prestasi yang Mengubah Cara Pandang Kita Terhadap Pondok

Di tengah anggapan bahwa santri hanya berfokus pada ilmu agama, prestasi yang diraih oleh dua santri SMA IT Villa Tahfizh Himmatul Qur'an (VTHQ) Malino menjadi bukti bahwa pendidikan pesantren mampu melahirkan generasi yang unggul di berbagai bidang. Keberhasilan Andi Abdullah Bin Hasyim diterima di Program Studi Pendidikan Dokter Universitas Hasanuddin melalui jalur UTBK-SNBT, serta Muh. Alhuwaidy Ansar yang lolos di Program Studi Pendidikan Dokter Universitas Muslim Indonesia melalui Jalur Tahfizh Al-Qur'an, menunjukkan bahwa kecerdasan akademik dan kecintaan terhadap Al-Qur'an dapat berjalan beriringan.

Prestasi ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi keluarga dan almamater, tetapi juga memberikan pesan penting bahwa kesuksesan lahir dari perpaduan antara ikhtiar, disiplin, doa, dan lingkungan pendidikan yang mendukung. Pesantren tidak lagi hanya dipandang sebagai tempat mencetak ahli agama, melainkan juga sebagai lembaga yang mampu mempersiapkan santri menghadapi tantangan dunia profesional.

Lebih dari sekadar keberhasilan masuk fakultas kedokteran, pencapaian ini merupakan simbol bahwa karakter, akhlak, dan kompetensi dapat dibangun secara bersamaan. Seorang calon dokter tidak hanya dituntut memiliki kemampuan intelektual, tetapi juga empati, integritas, dan nilai-nilai kemanusiaan. Bekal tersebut telah mulai dibentuk sejak mereka menjalani kehidupan sebagai santri.

Keberhasilan melalui dua jalur yang berbeda juga memperlihatkan bahwa setiap individu memiliki jalan menuju kesuksesan. Ada yang menempuh jalur akademik melalui UTBK-SNBT, ada pula yang memanfaatkan keunggulan dalam menghafal Al-Qur'an melalui jalur tahfizh. Keduanya mengajarkan bahwa setiap potensi yang dimiliki patut dikembangkan secara maksimal.

Semoga capaian ini menjadi motivasi bagi seluruh santri VTHQ untuk terus belajar, menghafal Al-Qur'an, dan berani bermimpi setinggi mungkin. Indonesia membutuhkan lebih banyak dokter yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak mulia dan menjadikan nilai-nilai Al-Qur'an sebagai pedoman dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Prestasi ini adalah langkah awal menuju lahirnya generasi profesional yang berilmu, beriman, dan membawa manfaat bagi umat.

Baca Selengkapnya...

KEGIATAN


UNHAS Gelar Pengabdian kepada Masyarakat, Latih Pembina VTHQ Berbahasa Arab Dengan Manfaatkan KAREBA TA

UNHAS Gelar Pengabdian kepada Masyarakat, Latih Pembina VTHQ Berbahasa Arab Dengan Manfaatkan KAREBA TA

MALINO – Program Studi Sastra Arab, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Hasanuddin (UNHAS) menyelenggarakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa pelatihan pemanfaatan KAREBA TA (Kartu Kreasi Bahasa dan Pariwisata) sebagai media pembelajaran sintaksis bahasa Arab bagi guru Pondok Pesantren Villa Tahfizh Himmatul Quran Malino, pada Sabtu, 24 Oktober 2026.

Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan pemanfaatan media pembelajaran yang kreatif dan inovatif dalam mendukung proses pembelajaran bahasa Arab. KAREBA TA dihadirkan sebagai media yang memadukan unsur bahasa dan pariwisata, sehingga dapat menjadi alternatif dalam membantu guru menyampaikan materi sintaksis bahasa Arab secara lebih menarik dan kontekstual.

Melalui pelatihan ini, para guru diharapkan dapat mengenal dan memanfaatkan KAREBA TA dalam kegiatan pembelajaran di kelas. Penggunaan media berbasis kartu tersebut juga berpotensi mendorong proses belajar yang lebih interaktif, sekaligus memperkaya variasi metode pengajaran bahasa Arab di lingkungan pesantren.

Pelaksanaan kegiatan di Pondok Pesantren Villa Tahfizh Himmatul Quran Malino menjadi salah satu bentuk kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan melalui penerapan ilmu pengetahuan dan pengembangan media pembelajaran. Kolaborasi antara perguruan tinggi dan lembaga pendidikan pesantren diharapkan dapat terus berkembang untuk menghadirkan inovasi pembelajaran yang bermanfaat.

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menjadi langkah positif dalam memperkuat hubungan antara dunia akademik dan pendidikan pesantren, sekaligus membuka peluang pemanfaatan media kreatif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran bahasa Arab.

Baca Selengkapnya...

Dari Halaqah ke Mimbar Jumat: Kiprah Dakwah Santri VTHQ di Malino

Dari Halaqah ke Mimbar Jumat: Kiprah Dakwah Santri VTHQ di Malino

MALINO – Santri SMA IT Villa Tahfizh Himmatul Quran (VTHQ) Malino terus berupaya mengembangkan kemampuan dakwah melalui keterlibatan langsung di tengah masyarakat. Salah satunya diwujudkan melalui kegiatan khutbah Jumat di sejumlah masjid yang berada di lingkungan Malino dan sekitarnya.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya VTHQ dalam membina santri agar tidak hanya memiliki bekal ilmu agama dan hafalan Al-Qur’an, tetapi juga mampu menyampaikan pesan-pesan Islam kepada masyarakat dengan baik dan penuh tanggung jawab.

Melalui kesempatan berdiri di mimbar Jumat, para santri dilatih untuk membangun keberanian, meningkatkan kemampuan berbicara di depan umum, serta mengasah pemahaman terhadap materi keislaman yang disampaikan. Pengalaman ini sekaligus menjadi sarana pembelajaran nyata bagi santri untuk mengamalkan ilmu yang telah dipelajari di lingkungan pondok.

Lebih dari sekadar latihan berbicara, keterlibatan santri dalam khutbah Jumat juga menjadi bentuk pengabdian kepada masyarakat. Kehadiran mereka di masjid-masjid diharapkan dapat memberikan manfaat, menyampaikan nasihat kebaikan, serta menumbuhkan semangat generasi muda untuk turut mengambil peran dalam dakwah Islam.

VTHQ berkomitmen untuk terus membina generasi muda yang tidak hanya dekat dengan Al-Qur’an, tetapi juga siap menjadi bagian dari masyarakat yang membawa nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari.

Dari lingkungan pondok menuju mimbar masyarakat, santri VTHQ belajar bahwa ilmu bukan hanya untuk dimiliki, tetapi juga untuk diamalkan dan disampaikan.

Baca Selengkapnya...

Sepekan Penuh Prestasi: PORSANI VI VTHQ 2026 Semarakkan Lingkungan Pesantren

Sepekan Penuh Prestasi: PORSANI VI VTHQ 2026 Semarakkan Lingkungan Pesantren

Malino — Pondok Pesantren Villa Tahfizh Himmatul Qur’an (VTHQ) Malino kembali menyelenggarakan Pekan Olahraga dan Wawasan Keislaman (PORSANI) Ke-6 Tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung pada 28 September–4 Oktober 2026 ini dilaksanakan di lingkungan VTHQ dengan mengusung semangat “Bersatu dalam Ukhuwah, Berdaya dalam Prestasi.”

PORSANI VI menjadi salah satu agenda tahunan VTHQ yang memadukan semangat berkompetisi, pengembangan wawasan keislaman, serta penguatan ukhuwah di kalangan santri. Melalui kegiatan ini, para santri tidak hanya didorong untuk mengembangkan kemampuan di bidang olahraga, tetapi juga meningkatkan kecintaan terhadap ilmu, Al-Qur’an, hadis, dan berbagai wawasan keislaman.

Beragam perlombaan turut memeriahkan PORSANI VI 2026. Pada bidang wawasan dan keislaman, santri berkompetisi dalam sejumlah cabang seperti Pidato Bahasa Arab, Pidato Bahasa Indonesia, Pidato Bahasa Inggris, Debat Ilmiah, Cerdas Cermat, Baca Kitab, Hifzhul Qur’an, Hifzhul Hadits, Nasyid Beregu, dan Adzan.

Sementara itu, pada bidang olahraga, para santri beradu kemampuan melalui pertandingan Futsal, Bola Voli, Panahan, Lari Estafet, Sepak Takraw, Bulu Tangkis, dan Tenis Meja.

Lebih dari sekadar ajang perlombaan, PORSANI VI menjadi ruang bagi para santri untuk belajar tentang sportivitas, disiplin, keberanian, kerja sama, tanggung jawab, dan menghargai prestasi orang lain. Setiap pertandingan dan perlombaan menjadi bagian dari proses pembentukan karakter santri yang unggul, baik dalam kemampuan akademik, keislaman, maupun keterampilan.

Dengan berakhirnya PORSANI VI Tahun 2026, diharapkan semangat persaudaraan dan kompetisi positif yang telah terbangun dapat terus tumbuh dalam kehidupan santri di lingkungan VTHQ.

PORSANI VI 2026 — Bersatu dalam Ukhuwah, Berdaya dalam Prestasi.

Baca Selengkapnya...

Flyer Dakwah

Contoh pengisian menggunakan poster dokumentasi kegiatan Taklim Umum VTHQ. Saat menduplikasi, ganti dengan gambar flyer dakwah asli dan deskripsi yang sesuai.
daily hadits-takwa
daily hadits-semua akan sia sia
daily hadits-kebaikan menjadi kebiasaan
daily hadits-nikmatnya dunia akhirat

Program Unggulan


Simaan Akbar

Study Club

Daurah Takhassus

Bakti Sosial

Simaan Pekanan

Tarbiyah

Safari Ramadhan

Porsani

Ekstrakulikuler

Rihlah Akbar

Musabaqah Hifzhil Quran

Konsultasi Syariah

GALERY KEGIATAN


INFORMASI PESERTA DIDIK


group

SMP: 184 Orang

group

SMA: 81 Orang

group

ALUMNI: 243 Orang

APA KATA MEREKA ?


Foto Alumni Pesantren

Alumni VTHQ

“Sangat bangga bisa belajar di Villa Tahfizh Himmatul Quran Malino ini, yang dimana para asatidzah sangat memperhatikan dan selalu mendukung santri- santri disetiap kegiatan, terutama kegiatan proses pembelajaran. Bahkan di luar jam kelas pun para asatidzah tetap membantu jika siswa kesulitan dalam belajar.”

M. Ainul Mubarak

(Polisi Republik Indonesia - Alumni VTHQ Tahun 2020)

Orang Tua Santri

Orang Tua Santri

"Alhamdulillah, kami sangat berterima kasih kepada Pondok Tahfidz Villa Himmatul Qur'an yang telah membentuk karakter putra kami, Fathul Khairi, menjadi pribadi yang berakhlak mulia dan mencintai Al-Qur'an. Dengan lingkungan yang asri, tenang, dan jauh dari pengaruh pergaulan bebas, pondok ini menjadi pilihan terbaik bagi para orang tua untuk membimbing anak-anak melahirkan generasi Qur'ani yang unggul. Semoga semakin sukses dan senantiasa diberkahi Allah."

Ajbar Abd Kadir

(Anggota Komisi IV DPR RI - Orang tua santri VTHQ)

Tokoh Internasional

Tokoh Internasional

“Saya sangat terkesan dengan Ma'had Himmah Al-Qur'an Malino yang menghadirkan penghormatan luar biasa terhadap bahasa Arab sebagai bahasa Al-Qur'an. Semangat para pembina dan santri dalam menjaga bahasa Arab dan menghafal Al-Qur'an menjadi teladan yang membanggakan. Semoga Allah memberkahi ma'had ini dan menjadikan seluruh civitasnya bermanfaat bagi Islam dan kaum Muslimin.”

Prof. Dr. El Sayyed Abdussami’ Muhammad Hassouna

(Pakar Ilmu Bahasa Arab Kairo, Mesir)

backgorund
INFORMASI SPMB

MARI BERGABUNG BERSAMA KAMI DEMI MEWUJUDKAN GENERASI QUR'ANI PENERUS AGAMA DAN BANGSA

Assalamu'alaikum sahabat Qur'an...

Villa Tahfizh Himmatul Quran Malino kembali membuka Seleksi Penerimaan Murid Baru Tahun Ajaran 2027/2028 untuk jenjang Wustha (SMP) dan SMA.

Info Selengkapnya